Items filtered by date: November 2017

Software Hotel Rhapsody Mendukung Pendidikan di Sumba Hospitality Foundation

Sumba Hospitality Foundation yang didirikan oleh seorang wanita berkebangsaan Belgia bernama Inge De Lathauwer memiliki tujuan mulia, yakni memajukan dan menyejahterakan kehidupan masyarakat Sumba melalui pendidikan hospitality. Semua murid yang mengenyam pendidikan di Foundation ini sangat beruntung bisa mendapat ilmu langsung dari para ahli di bidang masing-masing, yang didukung oleh software hotel Rhapsody dari Realta Chakradarma (Realta).

Terdapat delapan staf tenaga pengajar tetap yang mendedikasikan waktu, pengetahuan serta keahlian mereka masing-masing untuk membantu mendidik para murid, yang semuanya berkebangsaan asing. Thomas Lerch, yang berkebangsaan Jerman, adalah kepala sekolah sekaligus tenaga pengajar untuk housekeeping dan front office. Untuk mengajari cara memasak masakan yang lezat dan menyajikannya dengan menarik, ada Chef Alex dari Italia dan Chef Pong dari Filipina. Lalu, ada juga Caroline dari Swiss dan Aliya dari Perancis yang membagikan ilmu mereka mengenai food & beverage services. Tim pengajar tetap menjadi lengkap dengan hadirnya Juul dari Belanda yang membantu melatih para murid bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu di front office.

Kurikulum pendidikan di atas sangat sesuai dengan hotel management system Rhapsody. Memiliki modul-modul yang lengkap dan terintegrasi penuh secara otomatis, mulai dari front office dan back office hingga logistic, pemanfaatan Rhapsody sangatlah tepat dalam mendukung pendidikan di Sumba Hospitality Foundation. Para murid bukan hanya belajar mengenai teori dan praktek mengenai hospitality, namun mereka juga diberi perkenalan terhadap hotel management system dan diajarkan bagaimana cara memanfaatkan sistem tersebut untuk memperlancar kegiatan operasional sehari-hari.

Selain pendidikan dan pelatihan tentang hospitality, Sumba Hospitality Foundation juga memiliki proyek lain, seperti kelas Bahasa Inggris dan permakultur. Karena semua tenaga pengajar tetapnya adalah warga negara asing, maka pendidikan diberikan dalam bahasa Inggris. Untuk mendukung kelancaran aktivitas di kelas dan saat berinteraksi dengan para wisatawan yang banyak berasal dari luar negeri, maka diadakanlah kelas Bahasa Inggris, yang dipimpin langsung oleh tenaga pengajar dari Inggris bernama Linda.

Para murid juga mendapat kelas tambahan untuk belajar mengenai permakultur. Dengan membuat mereka lebih aware bahwa mother nature adalah bagian dari kehidupan yang harus dirawat dan dijaga dengan baik, Foundation ini berharap agar alam di Sumba selalu terawat dengan baik dan tidak mengalami kerusakan. Dengan adanya kelas permakultur, para murid jadi tahu bagaimana menanam dan memanen hasil pangan organik.

Dengan pendidikan dan pelatihan yang disediakan, Sumba Hospitality Foundation dan Realta berharap akan masa depan yang lebih baik dan cerah bagi generasi muda Sumba, yang pada akhirnya akan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Sumba secara umum.

Read more...

Dukungan Realta Chakradarma untuk Sumba Hospitality Foundation

Jika berkunjung ke Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), pastikan Anda mampir ke Sumba Hospitality Foundation dan menginap di Sumba Hospitality Foundation Hotel, keduanya berada dalam satu lokasi yang letaknya tak jauh, dapat ditempuh dalam waktu 20 menit berkendara, dari Bandara Tambolaka.

Sumba Hospitality Foundation layak untuk Anda kunjungi karena memiliki visi yang mulia, yakni bahwa setiap anak muda berhak mendapatkan kesempatan untuk tumbuh dan berkembang dalam kehidupan ini dan memiliki masa depan yang lebih cerah melalui genuine hospitality, sebuah visi yang mendapat dukungan penuh dari Realta Chakradarma (Realta).

Sumba Hospitality Foundation ini didirikan oleh seorang wanita berkebangsaan Belgia, Inge De Lathauwer. Pada saat berada di Sumba, Inge terpesona oleh keindahan pulau tersebut serta budayanya yang unik dan menarik. Namun di sisi lain, Inge juga merasa terenyuh dengan kondisi kehidupan masyarakat Sumba yang masih jauh dari sejahtera.

Berbekal pengalamannya selama di Sumba lah Inge berinisiatif mendirikan Sumba Hospitality Foundation. Menawarkan pendidikan vokasi yang mencakup hospitality, full boarding, basic medical care dan internship, Sumba Hospitality Foundation menerima murid-murid lokal dari keempat wilayah Sumba setiap tahunnya. Pada akhirnya, generasi muda di Sumba akan memiliki keahlian yang dibutuhkan untuk mendapat pekerjaan yang layak demi kehidupan yang lebih sejahtera serta juga dapat menciptakan kesempatan lapangan pekerjaan di pulau tersebut.

Menginap lah di Sumba Hospitality Foundation Hotel untuk merasakan secara langsung pelayanan tulus dan sepenuh hati dari para murid. Rasakan pula masakan dan minuman yang dihidangkan di restoran dan bar yang tersedia on-site, di mana Anda akan dilayani oleh para murid dan dapat menyaksikan mereka mempraktekkan ilmu yang telah mereka pelajari.

Karena visi dan misi Sumba Hospitality Foundation yang mulia, Realta memberikan dukungan penuh dengan menjadi partner. Sebagai perusahaan yang telah bergerak dalam bidang Information & Communication Technology (ICT) selama lebih dari 34 tahun, Realta turut berpartisipasi dengan menyumbangkan sistem hotelnya Rhapsody sebagai bentuk Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan. Sistem hotel Rhapsody sangat membantu dalam kegiatan operasional sehari-hari yayasan tersebut, termasuk untuk housekeeping, front office dan back office serta dapur, restoran dan bar.

Read more...

Solusi HRIS SIAP+P Mendapat Penghargaan Top HC/HR Solution 2017

Pada tanggal 31 Oktober 2017 Kementerian Komunikasi dan Informasi, yang bekerja sama dengan majalah ITECH, kembali menyelenggarakan acara penganugerahan TOP IT & TELCO Award 2017. Ajang penghargaan kali ini, yang dihadiri oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno, mengusung tema ‘Digital Business Transformation for Great Indonesia’, yang bertujuan mendorong semua kalangan bisnis dan perusahaan untuk terus bersikap inovatif dalam mengembangkan solusi IT & Telekomunikasi di Indonesia.

Dalam ajang penganugerahan ini, PT. Realta Chakradarma (Realta) melalui solusi Human Resource Information System (HRIS) SIAP+P berhasil mendapatkan penghargaan sebagai TOP HC/HR Solution 2017 dalam nominasi TOP Indonesia Business Solution 2017. Penghargaan yang membanggakan ini diraih oleh SIAP+P berdasarkan testimoni dari para customer SIAP+P yang merasa sangat puas dan terbantu dengan adanya software HRD ini. Mewakili perusahaan sebagai penerima award di acara bergengsi ini adalah Rheza Sistiadi, Direktur Realta.

Testimoni kepuasan customer ini sejalan dengan pencapaian SIAP+P yang memperoleh kepuasan pelanggan hingga 95%. Berdasarkan Customer Satisfaction Survey yang dilakukan oleh Realta setiap tahun, para pelanggan menyatakan ‘sangat puas’ karena telah menggunakannya, baik dari manfaat yang dinikmati maupun dari proses implementasi, mulai dari saat konsultasi, implementasi, pemanfaatan solusi hingga after-sales support.

Award ini membuktikan bahwa SIAP+P telah menjadi salah satu solusi HR terbaik yang ada di Indonesia. SIAP+P akan selalu berinovasi dalam teknologi dan meningkatkan pelayanan demi memenuhi kebutuhan perusahaan akan solusi HR yang modern, unggul dan berkualitas.

Read more...

Hidayat Tjokrodjojo, Komisaris PT. Realta Chakradarma Menjadi Pembicara dalam Indonesia Transport, Logistics and Maritime Week 2017

Pada tanggal 10 – 12 Oktober 2017, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menyelenggarakan konferensi dan ekshibisi Indonesia Transport, Logistics & Maritime Week 2017 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran. Highlight dari acara nasional ini adalah serangkaian pameran dari Indonesia Transport, Supply Chain & Logistics (ITSCL); Intra-Logistics Indonesia (ILI); Warehousing Indonesia (WHI); Indonesia Trucks & Commercial Vehicles (ITCV); Indonesia Maritime Expo (IME); Indo Airport Expo (IAE); Jakarta International Logistics Summit & Expo (JILSE) and Indonesia Logistics Solution Day (ILSD). Ada pula berbagai seminar yang mengusung tema transformasi digital di sektor transportasi, logistik dan maritim.

Para pemangku kepentingan (stakeholder) sektor transportasi, logistik serta maritim turut berpartisipasi dalam acara ini. Sejak tahun 2015, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengimbau perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk mulai beradaptasi dengan transformasi digital dan berubah dari bangsa yang mengonsumsi menjadi bangsa yang memproduksi. Tujuan diadakan acara ini adalah untuk memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai peraturan pemerintah dan instruksi dari Jokowi tersebut.

Sebagai Wakil Ketua Umum Komite Tetap ICT untuk Logistics & Supply KADIN Indonesia, Bapak Hidayat Tjokrodjojo, yang juga merupakan Komisaris PT. Realta Chakradarma, mendapat kehormatan untuk menjadi pembicara dalam sesi seminar pada hari ketiga dengan membawa tema ‘Digital Solution for Your Business’.

Selama kurang lebih 20 menit, beliau menyampaikan tentang keharusan penerapan komputerisasi bagi perusahaan dan industri di Indonesia saat ini. Penerapan komputerisasi harus dilakukan secara lengkap (holistic) dan sesuai dengan daur ulang (life cycle process) dari bisnis yang dijalankan. Digital solution yang dipilih perusahaan juga harus terintegrasi, di mana keamanan data dapat terjamin dan tidak melanggar peraturan perundang-undangan yang berlaku. Perusahaan-perusahaan ICT yang ikut dalam pameran turut diperkenalkan agar dapat dikunjungi oleh para peserta seminar.

Pameran dan seminar dibuka oleh Bp. Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan Republik Indonesia. Bp. Rudiantara, Menteri Telekomunikasi dan Informatika Republik Indonesia hadir sebagai pembicara utama pada hari pertama seminar. Bp. Elisa Lumbantoruan, Ketua Komite Tetap ICT, Logistic dan Supply Chain KADIN Indonesia, juga menjadi pembicara dalam di sesi pertama seminar pada hari ketiga yang mengusung tema ‘Tantangan dan Strategi Bisnis Logistik di Era E-Commerce’.

Read more...
Subscribe to this RSS feed